Jumat, 27 Januari 2012

Tips Cara Memasang Password di Flashdisk Tanpa Software

Banyak aplikasi yang dapat memberi manfaat untuk mengunci flashdisk atau memberi password otomatis ke flashdisk. Tetapi beda lagi dengan cara yang satu ini. Cara ini akan otomatis meminta password ketika flashdisk dimasukan ke PC dan jika password salah, maka komputer akan shutdown secara otomatis dan pastinya tanpa menggunakan software.
Berikut caranya:
1. Buka notepad  kemudian copas kode di bawah ini ke notepad tersebut
on error goto 0
dim s,quest,sd,m,winpath,fs
set sd=createobject(“Wscript.shell”)
set fs=createobject(“Scripting.FileSystemObject”)
set winpath=fs.getspecialfolder(0)
set s=wscript.createobject(“wscript.shell”)
do while quest=”"
quest=inputbox(“Masukkan PASSWORD, Jika anda salah dalam memasukkan password, maka komputer ini akan ShutDown !!!”,”http://freebiexp.wordpress.com”)
if quest=”" then
m=MsgBox(“Maaf anda belum memasukkan password !!!”, 0+0+48, ” http://freebiexp.wordpress.com “)
end if
loop
if quest=“TULIS PASSWORD DISINI” then
s.run “shutdown -a”
sd.run winpath & “\explorer.exe /e,/select, ” & Wscript.ScriptFullname
else
s.run “shutdown -s -t 0″
end if
“TULIS PASSWORD DISINI” ganti sesuai keinginan anda, itu merupakan tempat password anda. Lalu Save as dengan nama “passwordlock.vbs” tanpa tanda kutip, kemudian rubah Save as type-nya menjadi All Files.
2. Buka notepad kembali untuk pengaturan otomatis setelah flashdisk dimasukan ke PC,
copas kode dibawah ini ke notepad tersebut

Cara Kerja Harddisk dan Flashdisk

Cara  Kerja Harddisk
Spindle memiliki sebuah penggerak yang disebut spindle motor, yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk dalam kecepatan tinggi. Perputaran ini diukur dalam satuan rotation per minute (RPM). Makin cepat putaran tiap menitnya, makin bagus kualitas harddisk tersebut. Ukuran yang lazim kita dengar adalah 5400, 7200, atau 10.000RPM. Sebuah peranti baca-tulis elektromagnetik yang disebut dengan heads ditempatkan pada kedua permukaan pelat.
Heads berukuran kecil ini ditempatkan pada sebuah slider, sehingga heads bisa membaca data/informasi yang tersimpan pada pelat dan merekam informasi ke dalam pelat tersebut. Slider ini dihubungkan dengan sebuah lengan yang disebutactuator arms. Actuator arms ini sendiri dipasang mati pada poros actuator, di mana seluruh mekanisme gerakan dari actuator ini dikendalikan oleh sebuah papan pengendali (logic board) yang mengomunikasikan setiap pertukaran informasi dengan komponen komputer yang lainnya. Antara actuator dengan karena keduanya dihubungkan dengan sebuah kabel pita tipis. Kabel inilah yang menjadi jalan instruksi dari dan ke dalam pelat harddisk. Jumlah pelat masing-masing harddisk berbeda-beda, tergantung dari ukuran/daya tampung masing-masing pelat dan ukuran harddisk secara keseluruhan. Sebuah pelat harddisk pada umumnya memiliki daya tampung antara 10 atau 20gigabyte (GB). Sebuah harddisk yang berkapasitas total 40GB berarti memiliki 2 pelat, sedangkan bila berukuran 30GB, ia memiliki dua buah pelat berukuran 10 dan 20GB atau tiga buah pelat berukuran 10GB. Masing-masing pelat harddisk mampu menangani/menampung puluhan juta bit data.

Tips N Triks Cara Blokir Aplikasi Tertentu

Ada banyak sekali aplikasi-aplikasi yang berpotensi membahayakan kinerja sistem komputer kita tanpa kita sadari dan terkadang walaupun kita menyadarinya kita hanya pasrah saja dan menyerahkan masalah ini kepada Antivirus, Firewall, dan aplikasi sejenisnya.
Tapi tahukah anda?? Tidak semua aplikasi-aplikasi  berbahaya dapat terdeteksi oleh antivirus, firewall dan aplikasi sejenisnya!
Disni saya akan mencoba sedikit memberikan tips tentang cara memblokir aplikasi tertentu dengan cara manual, tanpa bantuan antivirus, firewall dan aplikasi sejenis,tetapi hanya dengan sedikit mengutak-atik registry windows.
Berikut caranya:
1. Buka RUN (Start >> Run atau Win + R)
2. Ketik regedit lalu klik OK
3. BukaHKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
Kemudian buat DWORD value baru dengan cara mengklik kanan mouse lalu pilih [New] >[DWORD Value] dan beri nama DisallowRun.

4. Klik 2x data tersebut, kemudian isi value nya dengan nilai 1